Friday, September 27, 2013

resistor



Resistor


Resistor selain mempunyai gelang warna, juga  mempunyai ukuran yang berbeda – beda. Lantas  apa yang membedakanya? Yang membedakanya adalah nilai watt-nya. Semakin besar ukuran resistor, semakin besar pula watt-nya.
Dilihat dari simbol rangkaiannya, resistor digambarkan seperti lilitan kawat yang naik turun. Kenapa disimbolkan seperti itu, karena didalam resistor terdapat kawat yang dililit – lilit.  Itulah  yang membuatnya  menjadi tahanan.
Logikanya kalau kita jalan lurus sama berbelok – belok, tentu saja lebih lama yang berbelok – belok. Oleh karenanya  reisitor dililit – lilit supaya bisa menjadi tahanan.  
Nilai resistor
Nilai resistor dapat dilihat dari gelang warnanya. Umumnya resistor itu punya 4 gelang. Tapi ada juga yang 3, 5 dan 6 juga ada tapi jarang dipakai.

Mari kita coba baca warnanya,
Cicin pertama orange = 3
Cicin kedua orange = 3
Cicin ketiga kuning = x 104  
Cicin empat emas = 5 %
Maka nilainya adalah 33 X 104  ± 5%
                                    = 330k
Toleransi 5% = 5/100X330.000
                        = 16.500
Toleransi + = 330.000 +16500
                        = 346500
Toleransi - =330.000 – 16500
                        = 313.500
Resistor dikatakan berfungsi baik jika dalam pengukuran tidak melebihi batas toleransi tertinggi dan terendahya, jika melebihi batas itu maka resistor tersebut rusak.
Dalam contoh diatas resistor dikatakan baik jika hasil ukurnya diantara 313.500 dan 346.500

No comments:

Post a Comment