Resistor
Resistor selain
mempunyai gelang warna, juga mempunyai
ukuran yang berbeda – beda. Lantas apa
yang membedakanya? Yang membedakanya adalah nilai watt-nya. Semakin besar
ukuran resistor, semakin besar pula watt-nya.
Dilihat dari
simbol rangkaiannya, resistor digambarkan seperti lilitan kawat yang naik
turun. Kenapa disimbolkan seperti itu, karena didalam resistor terdapat kawat
yang dililit – lilit. Itulah yang membuatnya menjadi tahanan.
Logikanya kalau
kita jalan lurus sama berbelok – belok, tentu saja lebih lama yang berbelok –
belok. Oleh karenanya reisitor dililit –
lilit supaya bisa menjadi tahanan.
Nilai resistor
Nilai resistor
dapat dilihat dari gelang warnanya. Umumnya resistor itu punya 4 gelang. Tapi ada
juga yang 3, 5 dan 6 juga ada tapi jarang dipakai.
Mari kita coba baca
warnanya,
Cicin pertama
orange = 3
Cicin kedua orange
= 3
Cicin ketiga kuning
= x 104
Cicin empat emas =
5 %
Maka nilainya
adalah 33 X 104 ± 5%
= 330kΩ
Toleransi 5% =
5/100X330.000
= 16.500Ω
Toleransi + = 330.000
+16500
= 346500Ω
Toleransi -
=330.000 – 16500
= 313.500Ω
Resistor dikatakan
berfungsi baik jika dalam pengukuran tidak melebihi batas toleransi tertinggi
dan terendahya, jika melebihi batas itu maka resistor tersebut rusak.
Dalam contoh
diatas resistor dikatakan baik jika hasil ukurnya diantara 313.500Ω dan 346.500Ω



No comments:
Post a Comment