Avometer
Avometer ada dua
jenis yaitu avometer digital dan analog. Perbedaanya kalau digital tinggal tempel,
diukur, keluar angkanya, sedangkan yang analog dihitung dengan melihat skala
pada avomter yang bergerak pada saklar pemilih.
Namanya avo karena
dapat mengukur 3 satuan listrik yaitu ampere, volt dan omh. Ampere untuk satuan
arus, volt untuk satuan tegangan dan ohm untuk satuan hambatan atau resistansi.
Bagian – bagian avometer
1 1. Saklar pemilih : karena namanya avo, bisa
mengukur 3 satuan listrik, maka dengan saklar pemilih kita bisa memilih, satuan
yang akan kita ukur. Disaklar pemilih pun sudah digambar dan dibuat blok – blok
sesuai dengan apa yang akan kita ukur
S 2. Skala omh meter : untuk mengukur arus skla yang kita gunakan
adalah skala paling atas.
3 3. Probe : untuk positif warnaya merah
sedangak negativewarnanya hitam
4 4. DCV : arus searah dalam skalanya ada 3
yaitu
0
s/d 10
0
s/d 50
0
s/d 250
Ini
disesuaikan dengan kebutuhan kita artinya jika kita mengukur tegangan dan
berhenti ditengah – tengah yaitu diantara 4 dan 6, 20 dan 30, 100 dan 150
Jika
skalanya dipasang di 250, berarti nilainya 125
Jika skalanya dipasang di 50 berarti nilainya
25
Jika skalanya dipasang di 10 berarti nilainya 5
Jika
skalanya dipasang di 1000 jarum angkanya berhenti di angka 5, maka nilainya adalah
500 caranya dengan membaginya yaitu 1000/10 dan dikali 5 hasilnya 500
5. AC :
arus bolak balik


No comments:
Post a Comment